NAMA : Wulan Dwi Masyuri SyawalliPRODI : ADMINISTRASI BISNIS A
NIM : 21031043
Ejaan juga bisa diartikan sebagai kumpulan peraturan penulisan huruf, kata serta penggunaan tanda baca.
- Fungsi ejaan
Ejaan memiliki sejumlah fungsi penting, yaitu:
Landasan pembakuan tata bahasa
Landasan pembakuan kosa kata serta istilah
2. Penulisan huruf abjad
Dalam ejaan bahasa Indonesia, huruf abjad terdiri atas huruf A, B, C, D, E, F, G, H, I, J, K, L, M, N, O, P, Q, R, S, T, U, V, W, X, Y, Z. Huruf abjad ini bisa ditulis dalam bentuk huruf kapital maupun tidak, tergantung pada pemakaian dan tujuan penggunaannya.
3.Ejaan van Ophuisjen. Ini merupakan pedoman resmi ejaan pertama yang diterbitkan pada tahun 1901. Fyi, bahasa Indonesia waktu itu masih disebut sebagai bahasa Melayu.
Ejaan Soewandi.
Ejaan Melindo.
Ejaan LBK (Lembaga Bahasa dan Kesusastraan)
Ejaan Yang Disempurnakan (EYD)
Ejaan Bahasa Indonesia (EBI)
4. Ada 4 cara , Contoh: ja-il, ka-il, ba-ut, so-al, ta-at. ...
Contoh: ma-kan, te-man, ka-wan, ta-bu, ba-bi, su-kar. ...
Contoh: cam-kan, san-dal, tam-par, tak-dir, dan lain sebagainya.
5.yaitu /ay/,/ aw/, dan /oy/. Diftong-diftong tersebut diwakili oleh dua huruf vokal, yaitu ai, aw, dan oi. Tiga kata berikut adalah contoh kata dalam bahasa Indonesia yang mengandung diftong: sungai, galau, dan koboi. Pengucapan kata-kata tersebut adalah [sungay], [galaw], dan [koboy]. Dalam kata yang mengandung diftong tersebut, kita dapat merasakan perubahan “warna bunyi’ [a] pada kata sungai dan galau ke arah bunyi semi vokal [y] dan [w] dan perubahan “warna bunyi’ [o] ke arah semi vokal [y] pada kata koboi.